FIKIH [HUKUM ISLAM]
MANIFESTO FIQIH BARU 3: Memahami Paradigma Fiqih Moderat
Ketetapan-ketetapan hukum hasil ijtihad para imam madzhab yang dirangkum dalam fiqih sejak abad ke 2 H, terus eksis dan masih dipertahankan hingga sekarang. Tetapi, diakui atau tidak, ketetapan-ketetapan fiqih seringkali hanya didasarkan pada hadis-hadis dhaif (lemah) dan maudhu' (palsu), sehingga banyak kita temukan hukum-hukum pidana yang dipalsukan. Memang benar, pijakan ulama fiqih dalam berijtihad adalah Al-Qur'an dan al-Sunnah, namun tanpa dipungkiri mereka juga melakukan penambahan-penambahan yang berlip[at ganda dari Al-Qur'an dan Al-Sunnah, tidak hanya dalam tataran kuantitas tetapi juga dalam tataran kualitas. Tumpukan kitab Fiqih yang ada saat ini hanyalah fiqih yang digagas para ulama, bukan fiqih Al-Qur'an dan Al-Sunnah, bahkan mereka menyirnakan peran Al-Qur'an dan Al-Sunnah. Adakah tawaran Jamal Al-Banna untuk mereduksi model fiqih seperti itu?
Ketersediaan
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X4 BAN m
|
| Penerbit | ERLANGGA : Jakarta., 2008 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
9789790332584
|
| Klasifikasi |
2X4
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Cet. 1
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
JAMAL ALBANA
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






